Istilah jurnal/konferensi predator cukup marak di dunia akademik. Menilik dari definisinya, tentu keduanya harus dihindari. Berikut beberapa definisi terkait:

….publications that do not uphold the standards of peer review that are usually expected of reputable journals. Before you submit to a journal we recommend that you take some time to assess if it can be trusted (sumber Springer)

“A predatory journal is a journal that deceptively takes from an author.” (sumber klik di sini)

Predatory publishers use deception to appear legitimate, entrapping researchers into submitting their work and then charging them to publish it (sumber klik di sini)

  1. Daftar dari Jeffry Beall, dapat digunakan sebagai salah satu aspek dalam mempertimbangkan jurnal yang hendak dituju (bukan satu-satunya tolok ukur). 
  2. Daftar Beall, meskipun sudah tidak online lagi di web Scholarlyoa, namun (daftar terakhir akhir 2016) masih bisa ditelusur di internet. 
  3. Memilih jurnal target, selain menilai yang kasat mata, juga terkait “rasa” dan intuisi. Jika dirasa meragukan, maka lebih baik berpindah ke jurnal lain.
  1. Tips Identifikasi jurnal dan konferensi” (Siti Nurleily Marliana, Ph.D.) klik di sini
  2. Potential predatory and legitimate biomedical journals: can you tell the difference? A cross-sectional comparison, klik di sini
  3. Predatory journals recruit fake editor, klik di sini
  4. Understanding Predatory Publishers, klik di sini
  5. 8 Ways to Identify a Questionable Open Access Journal, klik di sini
  6. Research integrity corner: Special issue on predatory journals, klik di sini
  7. Identifying Predatory Publishers, klik di sini
  8. How to identify predatory publishers – A Checklist, klik di sini
  9. Identifying and avoiding predatory publishers: a primer for researchers, klik di sini
  10. Menentukan keabsahan jurnal? Ada caranya, lho! (Posting FB Dr. Sunu Wibirama), klik di sini
  11. Criteria for Determining Predatory Open-Access Publishers, klik di sini
  12. MEDICAL JOURNALS AND THE PERILS OF PREDATORY PUBLISHERS , klik di sini
  13. Jurnal “Predator” Siap Memangsa Ilmuwan klik di sini
  14. Fakta di Balik Jurnal Predator, klik di sini
  15. Jurnal Predator!, klik di sini
  16. Memilih jurnal target (Dr. Sunu Wibirama), klik di sini.
  1. Think Check Submit, yang beralamat di https://thinkchecksubmit.org/. Web ini berisi pertanyaan-pertanyaan pada tiap bagian, mulai dari Think, Check, dan Submit. Pertanyaan ini dapat memandu kita dalam menilai jurnal
  2. SciRev, yang beralamat di https://scirev.org/. Web ini berisi berbagai pengalaman terkait waktu yang dibutuhkan dalam pengelolaan manuskrip. Mulai dari durasi review, waktu yang dibutuhkan untuk reject artikel. Serta karakter peer review. Kemudian terdapat nilai akhirnya. Testimoni yang ada di dalam web ini, bermanfaat untuk pertimbangan orang dalam memutuskan submit atau tidak.

Tips Mengidentifikasi Kualitas Jurnal dan Konferensi