Pengarang
Mila Sari, Ima Latulil Khaira
Tanggal terbit
2020/1/31
Jurnal
EPIDEMICA (Journal of Public Health)
Jilid
1
Terbitan
1
Halaman
17-23
Deskripsi
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang banyak ditemukan disebagian besar wilayah tropis dan subtropis, terutama Asia Tenggara. Jumlah penderita DBD di Indonesia tahun 2017 terdapat 59.047 jumlah kasus dengan 444 jumlah kematian. Tanaman daun pepaya merupakan tanaman yang berpotensi sebagai insektisida alami. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas larvasida ekstrak daun pepaya (Carica Papaya L) terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti. Penelitian bersifat eksperimental dengan variabel independen konsentrasi ekstrak daun pepaya dan variabel dependen adalah larva nyamuk Aedes aegypti yang mati setelah pemberian ekstrak daun pepaya. Sampel penelitian ini adalah larva nyamuk Aedes aegypti sebanyak 600 ekor. Penelitian ini menggunakan 6 konsentrasi dengan konsentrasi 0% sebagai kontrol dan 4 pengulangan selama 6 jam pengamatan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2019. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Post Hoc Mann Whitney. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa rerata kematian larva adalah 0%, 15%, 17, 7%, 21, 4%, 22, 8% dan 24, 2% pada konsentrasi 0%, 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%. Dari hasil yang diperoleh, ekstrak daun pepaya dapat mempengaruhi kematian larva nyamuk Aedes aegypti instar III. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh ekstrak daun pepaya terhadap larva nyamuk Aedes aegypti serta terhadap jenis nyamuk lain.
Artikel Scholar
M Sari, IL Khaira – EPIDEMICA (Journal of Public Health), 2020