PERSYARATAN KESEHATAN LINGKUNGAN PASAR A. Lokasi
  1. Lokasi sesuai dengan Rencana Umum Tata Ruang setempat(RUTR)
  2. Tidak terletak pada daerah rawan bencana alam seperti: bantaran sungai, aliran lahar, rawan longsor, banjirdsb
  3. Tidakterletak padadaerah rawan kecelakaan atau daerah jalur pendaratan penerbangan termasuk sempadanjalan
  4. Tidak terletak pada daerah bekas tempat pembuangan akhir sampah atau bekas lokasi pertambangan
  5. Mempunyai batas wilayah yg jelas, antara pasar danlingkungannya
BBangunan
  1. Umum
Bangunan dan rancang bangun harus dibuat sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang berlaku
  1. Penataan Ruang dagang
    1. pembagian area sesuai dengan jenis komoditi, sesuai dengan sifat dan klasifikasinya seperti : basah, kering, penjualan unggas hidup, pemotonganunggas
    2. pembagian zoning diberi indentitas ygjelas
    3. tempat penjualan daging, karkas unggas, ikan ditempatkan di tempatkhusus
    4. setiap los (area berdasarkan zoning) memiliki lorong yg lebarnya minimal 1,5meter
    5. setiap los/kios memiliki papan identitas yaitu nomor, nama pemilik dan mudah dilihat
    6. jarak tempat penampungan dan pemotongan unggas dengan bangunan pasar utama minimal 10 m atau dibatasi tembok pembatas dengan ketinggian minimal 1,5m
    7. khusus untuk jenis pestisida, bahan berbahaya dan beracun (B3) dan bahan berbahaya lainnya ditempatkan terpisah dan tidak berdampingan dengan zona makanan dan bahanpangan
  1. Ruang KantorPengelola
    1. Ruang kantor memiliki venilasi minimal 20 % dari luaslantai
    2. Tingkat pencahayaan ruangan minimal 200lux
    3. Tersedia ruangan kantor pengelola dengan tinggi langit2 dari lantai sesuai ketentuan yangberlaku
    4. Tersedia toilet terpisah bagi laki2 danperempuan
    5. Tersedia tempat cuci tangan dilengkapi dengan sabun dan air yangmengalir
  1. Tempat Penjualan Bahan Pangan danMakanan
    1. Tempat penjualan bahan panganbasah
      1. mempunyai meja tempat penjualan dengan permukaan yang rata dengan kemiringan yg cukup shg tidak menimbulkan genangan air dan tersedia lubang pembuangan air, setiap sisi memiliki sekat pembatas dan mudah dibersihkan dg tinggi minimal 60 cm dari lantai dan terbuat dari bhn tahan karat dan bukan dari kayu
      2. penyajian karkas daging harus digantung
      3. alas pemotong (telenan) tidak terbuat dari bahan kayu, tidak mengandung bahan beracun, kedap air dan mudah dibersihkan
      4. pisau untuk memotong bahan mentah harus berbeda dan tidakberkarat
      5. tersedia tempat penyimpanan bahan pangan, seperti ikandandaging menggunakan rantai dingin (cold chain) atau bersuhu rendah (4-10ºC)
      6. tersedia tempat untuk pencucian bahan pangan danperalatan
      7. tersedia tempat cuci tangan yg dilengkapi dg sabun dan air ygmengalir
      8. saluran pembuangan limbah tertutup, dg kemiringan sesuai ketentuan yg berlaku sehingga memudahkan aliran limbah serta tidak melewati areapenjualan
      9. tersedia tempat sampah kering dan basah, kedap air, tertutup dan mudah diangkat
      10. tempat penjualan bebas vektor penular penyakit dan tempat perindukannya, seperti : lalat, kecoa, tikus,nyamuk
  1. Tempat penjualan bahan pangankering
    1. mempunyai meja tempat penjualan dengan permukaan yg rata dan mudah dibersihkan, dengan tinggi minimal 60 cm darilantai
    2. meja tempat penjualan terbuat dari bahan yg tahan karat dan bukan darikayu
    3. tersedia tempat sampah kering dan basah, kedap air, tertutup dan mudah diangkat
    4. tersedia tempat cuci tangan yg dilengkapi dg sabun dan air ygmengalir
    5. tempat penjualan bebas binatang penular penyakit (vektor)dan tempat perindukannya (tempat berkembang biak) seperti : lalat, kecoa, tikus, nyamuk
  1. Tempat Penjualan Makanan Jadi/SiapSaji
    1. tempat penyajian makanan tertutup dengan permukaan yg rata dan mudah dibersihkan, dengan tinggi minimal 60 cm dari lantai dan terbuat bahan yg tahan karat dan bukan darikayu
    2. tersedia tempat cuci tangan yg dilengkapi dg sabun dan air ygmengalir
    3. tersedia tempat cuci peralatan dari bahan yg kuat, aman, tidak mudah berkarat dan mudahdibersihkan
    4. saluran pembuangan air limbah dari tempat pencucian harus tertutup dengan kemiringan ygcukup
    5. tersedia tempat sampah kering dan basah, kedap air, tertutup dan mudah diangkat
    6. tempat penjualan bebas vektor penular penyakit dan tempat perindukannya, seperti : lalat, kecoa, tikus,nyamuk
    7. pisau yg digunakan untuk memotong bahan makanan basah/matang tidak boleh digunakan untuk makanankering/mentah
  1. Area Parkir
    1. Adanya pemisah yg jelas pada batas wilayah pasar
    2. Adanya parkir yg terpisah berdasarkan jenis alat angkut, seperti : mobil, motor, sepeda, andong/delman danbecak
    3. Tersedia area parkir khususu untuk pengangkut hewan hidup dan hewanmati
    4. Tersedia area bongkar muat khusus yg terpisah dari tempat parkirpengunjung
    5. Tidak ada genanganair
    6. Tersedia tempat sampah yg terpisah antara sampah kering dan basah dalam jumlah yg cukup, minimal setiap radius 10m
    7. Ada tanda masuk dan keluar kendaraan secara jelas, yg berbeda antara jalur masuk dan keluar
    8. Adanya tanaman penghijauan
    9. Adanya area resapan air di pelataran parkir
  1. Konstruksi
    1. Atap
      1. atap harus kuat, tidak bocor dan tidak menjadi tempat berkembangbiaknya binatang penular penyakit
      2. kemiringan atap harus sedemikian rupa sehingga tidak memungkinkan terjadinya genangan air pada atap danlangit2
      3. ketinggian atap sesuai ketentuan yangberlaku
      4. atap yg mempunyai ketinggian 10 m atau lebih harus dilengkapi dengan penangkal petir
  1. Dinding
    1. permukaan dinding harus bersih, tidak lembab dan berwarnaterang
    2. permukaan dinding yg selalu terkena percikan air harus terbuat dari bahan yg kuat dan kedapair
    3. pertemuan lantai dengan dinding, serta pertemuan dua dindinglainnya harus berbentuk lengkung (conus)
  1. Lantai
    1. lantai terbuat dari bahan yg kedap air, permukaan rata, tidak licin, tidak retak dan mudah dibersihkan
    2. lantai yg selalu terkena air, misalnya kamar mandi, tempat cuci dan sejenisnya harus mempunyai kemiringan ke arah saluran dan pembuangan air sesuai ketentuan yg berlaku sehingga tidak terjadi genanganair
  1. Tangga
    1. Tinggi, lebar dan kemiringan anak tangga sesuai dengan ketentuan yangberlaku
    2. Ada pegangan tangan di kanan dan kiritangga
    3. Terbuat dari bahan yg kyat dan tidaklicin
    4. Memiliki pencahayaan minimal 100 lux
  1. Ventilasi
Ventilasi harus memenuhi syarat minimal 20 % dari luas lantai dan saling berhadapan (crossventilation)
  1. Pencahayaan
    1. Intensitas pencahayaan setiap ruangan harus cukup untuk melakukan pekerjaan pengelolaan bahan makanan secara efektif dan kegiatan pembersihanmakanan
    2. Pencahayaan cukup terang dan dapat melihat barang dagangan dengan jelas minimal 100lux
  1. Pintu
Khusus untuk pintu los penjualan daging, ikan dan bahan makanan yang berbau tajam agar menggunakan pintu yg dapat membuka dan menutup sendiri (self closed) atau tirai            plastik untuk menghalangi binatang penular penyakit (vektor) seperti lalat atau serangga lainmasuk

C. Sanitasi

  1. Air Bersih
    1. Tersedia air bersih dengan jumlah yg cukup setiap hari secara berkesinambungan, minimal 40 liter perpedagang
    2. Kualitas air bersih yg tersedia memenuhi persyaratan
    3. Tersedia tendon air yang menjaminn kesinambungan ketersediaan air dan dilengkapi dengan kran yg tidak bocor
    4. Jarak sumber air bersih dengan pembuangan limbah minimal 10m
    5. Kualitas air bersih diperika setiap enam (6) bulansekali
  1. Kamar Mandi danToilet
    1. Harus tersedia toilet  laki2  dan    perempuan yg      terpisah      dilengkapi dengan tanda/simbol yg jelas dengan proporsi sbb:
No Jumlah Pedagang Jumlah kamar mandi Jumlah Toilet
1 s/d 25 1 1
2 25 s/d 50 2 2
3 51 s/d 100 3 3
Setiap penambahan 40-100 orang harus ditambah satu kamar mandi dansatu toilet
  1. Didalam kamar mandi harus tersedia bak dan air bersih dalam jumlah yg cukup dan bebasjentik
  2. Didalam toilet harus tersedia jamban leher angsa, peturasan dan bakair
  3. Tersedia tempat cuci tangan dengan jumlah yg cukup yg dilengkapi dengan sabun dan air ygmengalir
  4. Air limbah dibuang ke septic tank (multi chamber), riol atau lubang peresapan yg tidak mencemari air tanah dg jarak 10 m dari sumber airbersih
  5. Lantai dibuat kedap air, tidak licin, mudah dibersihkan dg kemiringan sesuai ketentuan yg berlaku sehingga tidak terjadigenangan
  6. Letak toilet terpisah minimal 10 meter dengan tempat penjualan makanan dan bahanpangan
  7. Luas ventilasi minimal 20 % dari luas lantai dan pencahayaan 100lux
  8. Tersedia tempat sampah ygcukup
  1. Pengelolaan Sampah
    1. Setiap kios/los/lorong terseia tempat sampah basah dankering
    2. Terbuat dari bahan kedap air, tidak mudah berkarat, kuat, tertutup, dan mudah dibersihkan
    3. Tersedia alat angkut sampah yg kuat, mudah dibersihkan dan mudah dipindahkan
  1. Tersedia tempat pembuangan sampah sementara (TPS), kedap air, kuat, kedap air atau kontainer, mudah dibersihkan dan mudah dijangkau petugas pengangkut sampah
  2. TPS tidak menjadi tempat perindukan binatang (vektor) penularpenyakit
  3. Lokasi TPS tidak berada di jalur utama pasar dan berjarak minimal 10 m dari bangunan pasar
  4. Sampah diangkut minimal 1 x 24jam
  1. Drainase
    1. Selokan/drainase sekitar pasar tertutup dengan kisi yg terbuat dari logam sehingga mudah dibersihkan
    2. Limbah cair yg berasal dari setiap kios disalurkan ke instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sebelum akhirnya dibuang ke saluran pembuanganumum
    3. Kualitas limbah outlet harus memenuhi baku mutu sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup nomor 112 tahun 2003 tentang kualitas airlimbah
    4. Saluran drainase memiliki kemiringan sesuai dg ketentuan yg berlaku sehingga mencegah genanganair
    5. Tidak ada bangunan los/kios diatas salurandrainase
    6. Dilakukan pengujian koalitas air limbah cair secara berkala setiap 6 bulansekali
  1. Tempat cucitangan
    1. Fasilitas cuci tangan ditempatkan di lokasi yg mudahdijangkau
    2. Fasilitas cuci tangan dilengakpi dengan sabun dan air yg mengalir dan limbahnya dialirkan ke saluran pembuangan ygtertutup
  1. Binatang penular penyakit(vektor)
    1. Pada los makanan siap saji dan bahan pangan harus bebas dari lalat, kecoa dantikus
    2. Pada area pasar angka kepadatan tikus harusnol
    3. Angka kepadatan kecoa maksimal 2 ekor per plate di titik pengukuran sesuai dengan area pasar
    4. Angka kepadatan lalat di tempat sampah dan drainase maksimal 30 per grilnet
    5. Container Index (CI) jentik nyamuk aedes aegypty tidak melebihi 5%
  1. Kualitas Makanan dan BahanPangan
    1. Tidakbasi
    2. Tidak mengandung bahan berbahaya seperti pengawet borax, formalin, pewarna textil yg berbahaya sesuai dengan peraturan ygberlaku
    3. Tidak mengandung residu pestisida diatas ambangbatas
    4. Kualitas makanan siap saji sesuai dengan Kepmenkes nomor 942 tahu 2003 tentang makanan jajanan
    5. Makanan dalam kemasan tertutup disimpan dalm suhu rendah (4-10ºC), tidak kadaluwarsa dan berlabeljelas
    6. Ikan,daging dan olahannya disimpan dalam suhu 0 s/d 4ºC; sayur, buah dan minuman disimpan dalam suhu 10 ºC; telur, susu dan olahannya disimpan dalam suhu 5-7ºC
    7. Penyimanan bahan makanan harus ada jarak dg lantai, dinding dan langit-langit : jarak dg lantai 15 cm, dg dinding 5 cm, dg langit2 60cm
    8. Kebersihan peralatan makanan ditentukan angka total kuman nol maksimal 100 kuman per cm3 permukaan dan kuman esdhericiacoli adalahnol
  1. Desinfeksi Pasar
    1. Desinfeksi pasar harus dilakukan secara menyeluruh 1 hari dalamsebulan
    2. Bahan desinfektan yg digunakan tidak mencemar ilingkungan
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
  1. Pedagang dan Pekerja
    1. Bagi pedagang karkas daging/unggas, ikan dan pemotong unggas menggunakan alat pelindung diri sesuai dg pekerjaanannya (sepatu boot, sarung tangan, celemek, penutup rambutdll)
    2. Berpola hidup bersih dan sehat (cuci tangn dg sabun, tidak merokok, mandi sebelum pulang terutama bagi pedagang dan pemotong unggas, tidak buang sampah sebarangan, tidak meludah dan buang dahak sembarangandll)
    3. Dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi pedagang secara berkala. Minimal 6 bulansekali
    4. Pedagang makanan siap saji tidak sedang menderita penyakit menular langsung, seperti : diare, hepatitis, TBC, kudis, ISPAdll
  1. Pengunjung
    1. Berpola hidup bersih dan sehat, seperti : tidak buang sampah sebarangan, tidak merokok, tidak meludah dan buang dahak sembarangandll
    2. Cuci tangan dengan sabun terutama setalah memegang unggas/hewan hidup, daging,ikan
  1. Pengelola
Mempunyai pengetahuan dan keterampilan dibidang hygiene sanitasi dan keamanan pangan Keamanan
  1. PemadamKebakaran
    1. Tersedia peralatan pemadam kebakaran yg cukup dan berfungsi serta tidak kadaluwarsa
    2. Tersdia hidran air dg jumlah cukup menurut ketentuan berlaku
    3. Letak peralatan    pemadam    kebakaran   mudah        dijangkau   dan    ada petunjuk     arah penyelamatan diri
    4. Adanya petunjuk prosedur penggunaan alat pemadam kebakaran
  1. Keamanan
Tersedia pos keamanan dilengkapi dengan personil dan peralatannya FasilitasLain
  1. Tempat SaranaIbadah
    1. Tersedia tempat ibadah dan tempat wudlu dg lokasi yg mudah dijangkau dengan sarana yg bersih dan tidak lembab
    2. Tersedia air bersih dengan jumlah dan kualitas ygcukup
    3. Ventilasi dan pencahayaan sesuai dgpersyaratan
  1. Tempat Penjualan UnggasHidup
    1. Tersedia tempat khusus yang terpisah dari pasarutam
    2. Mempunyai akses masuk dan keluar kendaraan pengangkut unggastersendiri
    3. Kandang tempat penampungan sementara unggas terbuat dari bahan yg kuat dan mudah dibersihkan
    4. Tersedia fasilitas pemotongan unggas umum yg memenuhi persyaratan yg ditetapkan oleh Departemen Pertanian
    5. Tersedia sarana cuci tangan dilengkapi dg sabun dan air besih yang cukup
    6. Tersedia saluran pembuangan limbah cairkhusus
    7. Tersedia penampungan sampah yg terpisah dari sampahpasar
    8. Tersedia peralatan desinfektan khusus untuk membersihkan kendaraan pengangkut dan kandang unggas
  1. Pos Pelayanan Kesehatan
Tersedia pos pelayanan kesehatan yg mudah dijangkau dan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) yg memadai
Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email